PERSERIKATAN BANGSA-BANGSA SEBAGAI ORGANISASI INTERNASIONAL

PERSERIKATAN BANGSA-BANGSA SEBAGAI ORGANISASI INTERNASIONAL

A. Proses Lahirnya PBB

Di planet Bumi ini manusia hidup dalam berbagai bangsa yang tersebar di aneka negara dan benua. Dalam interaksi antarbangsa tersebut, tentu ada kalanya kita jumpai hubungan yang diwarnai oleh perang dan damai. Namun demikian, sesungguhnya setiap bangsa mempunyai persamaan. Karena itu mereka pun punya cita-cita yang serupa, yaitu dapat hidup dengan aman, damai, dan makmur.

Perserikatan Bangsa-Bangsa atau disingkat PBB (bahasa Inggris: United Nations atau disingkat UN) adalah sebuah organisasi internasional yang anggotanya hampir seluruh negara di dunia. Lembaga ini dibentuk untuk memfasilitasi dalam hukum internasional, pengamanan internasional, lembaga ekonomi, dan perlindungan sosial.

Perserikatan Bangsa-bangsa didirikan di San Francisco pada 24 Oktober 1945 setelah Konferensi Dumbarton Oaks di Washington, DC, namun Sidang Umum yang pertama dihadiri wakil dari 51 negara baru berlangsung pada 10 Januari 1946 (di Church House, London). Sebelumnya, pada 26 Juni 1945, 50 negara menandatangani Piagam PBB di San Fransisco pada Konferensi Organisasi Internasional PBB.  Dari 1919 hingga 1946, terdapat sebuah organisasi yang mirip, bernama Liga Bangsa-Bangsa, yang bisa dianggap sebagai pendahulu PBB. Perserikatan Bangsa – bangsa.

Istilah “Perserikatan Bangsa Bangsa” dicetuskan oleh Franklin D. Roosevelt sewaktu masih berlangsung Perang Dunia II yang merujuk kepada Pihak yang Bersteru yang terdiri dari 26 negara. Franklin D. Roosevelt selain sebagai Presiden Amerika Serikat, ia juga anggota penting dari Organisasi Yahudi Freemasonry yang memiliki beberapa organisasi underbow berkedok gerakan sosial dan amal seperti Lions Club dan Rotary Club.

PBB awalnya didirikan untuk mencegah terjadinya perang di masa depan serta menjaga perdamaian dan keamanan dunia. Nama Perserikatan Bangsa-Bangsa sendiri digagas oleh Presiden AS Franklin D Roosevelt dan mulai digunakan pada 1 Januari 1942 dalam Deklarasi PBB. Saat itu 26 negara sekutu sepakat untuk bersatu melawan negara-negara Poros Tengah. PBB terdiri dari enam badan: Sidang Umum, Dewan Keamanan, Dewan Sosial dan Ekonomi,  Dewan perwalian, dan Mahkamah Internasional dan Skretariat.

Sidang Umum pertama PBB berlangsung pada Januari 1946, dihadiri 51 negara. Saat ini PBB beranggotakan 192 negara. Hanya Vatikan dan Taiwan yang sejauh ini belum terdaftar sebagai anggota PBB.

 

B.  Piagam PBB

Piagam PBB adalah konstitusi PBB. Ia ditanda tangani di San Francisco pada 26 Juni 1945 oleh kelima puluh anggota asli PBB. Piagam ini mulai berlaku pada 24 Oktober 1945 setelah diratifikasi oleh lima anggota pendirinya Republik Cina, Perancis, Uni Soviet, Britania Raya, Amerika Serikat dan mayoritas penanda tangan lainnya.

Sebagai sebuah Piagam ia adalah sebuah perjanjian konstituen, dan seluruh penanda tangan terikat dengan isinya. Selain itu, Piagam tersebut juga secara eksplisit menyatakan bahwa Piagam PBB mempunyai kuasa melebihi seluruh perjanjian lainnya. Ia diratifikasi oleh Amerika Serikat pada 8 Agustus 1945, yang membuatnya menjadi negara pertama yang bergabung dengan PBB.

Piagam PBB terdiri dari sebuah pembuka (preambule), yang secara garis besar disusun mengikuti preamble Konstitusi AS, dan kumpulan pasal yang dibagi ke dalam sembilan belas bab.

Asas Perserikatan Bangsa-Bangsa adalah :

1.      Persamaan kedaulatan bagi semua anggota

2.      Semua anggota wajib memenuhi kewajiban dengan baik, sesuai dengan Piagam PBB

3.      Semua perselisihan dunia harus diselesaikan secara damai, dan tidak dibenarkan memakai kekerasan atau ancaman terhadap kemerdekaan suatu negara.

4.      Semua anggota harus tunjuk dan membantu kepada PBB, jika PBB terpaksa mengambil tindakan kekerasan terhadap suatu Negara.

5.      PBB tidak mencampuri urusan dalam negeri suatu Negara.

 

Tujuan Perserikatan Bangsa-Bangsa :

1.      Memelihara perdamaian dan keamanan dunia

2.      Memelihara dan mempererat persahabatan antarbangsa

3.      Menyelenggarakan kerja sama dalam memecahkan masalah dunia tentang ekonomi, politik, sosial, kebudayaan dan kemanusiaan.

4.      Menjunjung tinggi hak asasi manusia ( bangsa ) dengan tidak membedakan jenis kelamin, agama dan kebangsaan

5.      Menjadikan PBB sebagai pusat bangsa-bangsa dalam mencapai kesejahteraan bersama.

 

Mereka yang termasuk anggota pemula PBB adalah :

1.   Negara-negara yang telah ikut serta dalam Konferensi San Fransisco tanggal 25 April 1945

2.   Negara-negara yang terlebih dahulu menandatangani Deklarasi Washington tanggal 1 Januari 1942

3.   Negara seperti yang disebutkan poin 1 dan 2 di atas yang telah menandatangani piagam dan meratifikasinya sesuai dengan Pasal 110 Piagam.

 

C.  PBB Sebagai Organisai Internasional Jenis Istimewa

Perserikatan Bangsa Bangsa tidak hanya memiliki internasional legal personality dan municipal legal personality akan tetapi lebih dari itu. PBB memiliki pula apa yang disebut kepribadian subjektif dan kepribadian objektif sekaligus.

Subjektive personality. Dari suatu organisasi internasional berarti bahwa personality tersebut diterima dan diakui oleh semua Negara yang berdasarkan perjanjian telah mendirikan organisasi tersebut atau menjadi anggota organisasi internsional itu, sehingga secara subjektif terikat kepadanya.

Objektive personality. Berarti bahwa legal personality sesuatu organisasi internasional telah diterima dan diakui secara objektif oleh semua pihak, anggota mau pun bukan anggota, karena sudah tidak dapat dibantah dan dipungkiri lagi, karena memang demikian seharusnya.

Karena kedudukan PBB yang demikian unik maka dikatakan, bahwa PBB adalah suatu organisasi internasional SUI GENERIS, dari jenis istimewa atau jenis tersendiri.

 

DAFTAR PUSTAKA

1. Rudy May. Drs, SH, MIR., M. Sc, Hukum Internasional 2, Refika aditama, 1998

2. http// gereggiseptino91.wordpress.com

3. http//vivanews.perserikatan bangsa-bangsa.com

4. http//Wikipedia.perserikatan bangsa bangsa.com

 

 

 

 

 

 

 

2 thoughts on “PERSERIKATAN BANGSA-BANGSA SEBAGAI ORGANISASI INTERNASIONAL

  1. saya sangat suka, blog km……
    semua informasi yg km post sngt mmbntu dalam menambah wawasan dan pengetahuan saya, selain itupun cukup membantu pula dalam referensi ilmu hukum saya.
    saya saat ni kuliah di fakultas hukum universitas pattimura semester VI.
    salam kenal dan kiranya boleh mnjadi shabat e-mail……….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s