TUGAS PERKEMBANGAN KEHIDUPAN PRIBADI, PENDIDIKAN DAN KARIER, DAN KEHIDUPAN BERKELUARGA

TUGAS PERKEMBANGAN KEHIDUPAN PRIBADI, PENDIDIKAN DAN KARIER, DAN KEHIDUPAN BERKELUARGA

 

A.    Perkembangan Kehidupan Pribadi sebagai Individu

1.     Pengertian Kehidupan Pribadi dan Karakteristiknya

©      Pada hakikatnya manusia merupakan pribadi yang utuh dan memiliki sifat-sifat sebagai makhluk individu dan makhluk sosial.

©      Kehidupan pribadi seseorang menyangkut berbagai aspek, yakni aspek emosional, sosial psikologis dan sosial budaya, dan kemampuan intelektual yang terpadu secara integrative dengan faktor kehidupan lingkungan.

2.     Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Perkembangan Pribadi

©      Kehidupan keluarga beserta aspeknya.

©      Keturunan.

©      Lingkungan.

3.     Perbedaan Individu dalam Perkembangan Pribadi

©      Dua orang anak yang dibesarkan dalam satu keluarga akan menunjukkan sifat pribadi yang berbeda, karena hal itu ditentukan oleh bagaimana mereka masing-masing berinteraksi dan mengintegrasikan dirinya dengan lingkungannya.

4.     Pengaruh Perkembangan Kehidupan Pribadi terhadap Tingkah Laku

©      Jika sejak awal perkembangan kehidupan pribadi terbentuk secara terpadu dan harmonis, maka dapat diharapkan tingkah laku yang merupakan pengejawantahan berbagai aspek pribadi itu akan baik.

5.     Upaya Perkembangan Kehidupan Pribadi

©      Hidup sehat dan teratur serta pemanfaatan waktu secara baik.

©      Mengerjakan tugas dan pekerjaan praktis sehari-hari secara mandiri dengan penuh tanggung jawab.

©      Hidup bermasyarakat dengan melakukan pergaulan dengan sesama, terutama dengan teman sebaya.

 

B.    Perkembangan Kehidupan Pendidikan dan Karier

1.     Pengertian Kehidupan Pendidikan dan Karier

©      Kehidupan pendidikan merupakan pengalaman proses belajar yang dihayati sepanjang hidupnya, baik dalam jalur pendidikan sekolah maupun di luar sekolah.

©      Kehidupan karier merupakan pengalaman seseorang di dunia kerja.

2.     Karakteristik Kehidupan Pendidikan dan Karier

©      Lingkungan pendidikan keluarga

©      Masyarakat

©      Sekolah

3.     Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Perkembangan Kehidupan Pendidikan dan Karier

©      Faktor sosial ekonomi

©      Faktor lingkungan

©      Faktor pandangan hidup

4.     Pengaruh Perkembangan Kehidupan Pendidikan dan Karier terhadap Tingkah Laku dan Sikap

©      Pada jenjang pendidikan dasar yang kurikulumnya masih sangat umum, sekolah tersebut menyediakan pelajaran dasar yang belum bermakna sebagai pembekalan anak-anak untuk siap bekerja dan belum terarah kepemberian keterampilan tertentu untuk terjun ke dunia kerja di dalam masyarakat

©      Banyak pandangan yang menyatakan bahwa sekolah itu kurang membawa manfaat bagi hidupnya, mereka (golongan yang sosial ekonominya lemah) memandang bahwa sekolah tidak dapat memberikan pekerjaan baginya.

5.     Perbedaan Individu dalam Perkembangan Pendidikan dan Karier

©      Pencapaian tingkat pendidikan dipengaruhi oleh tingkat kecerdasan atau IQ. Kehidupan pendidikan akan sangat bervariasi atau berbeda-beda seiring dengan perbedaan kemampuan berpikir atau IQ.

 

6.     Upaya Pengembangan Kehidupan Pendidikan dan Karier

a.      Perkembangan karier remaja

1.     tahap minat (umur 11-12 tahun)

2.     tahap kapasitas (12-14 tahun)

3.     tahap nilai (15-16 tahun)

4.     tahap transisi (17-18 tahun)

b.      Masalah yang dihadapi

©      Shertzer menyarankan untuk menghadapi remaja yang mengalami masalah atau kesulitan dalam memilih karier:

1.     pelajari dirimu sendiri

2.     di bidang apa kamu merasa paling sreg (comfortable)

3.     tulislah rencana dan cita-citamu secara formal

4.     dll

©      Dalam sistem pendidikan di Indonesia, remaja dapat dibantu mengatasi masalah perkembangan dan pilihan karier melalui layanan bimbingan karier di SMP dan SMA melalui kegiatan:

1.     pemahaman diri.

2.     pemahaman lingkungan.

3.     cara-cara mengatasi masalah dan hambatan dalam perencanaan dan pemilihan kerier sehubungan dengan kemungkinan keterbatasan lingkungan dan keadaan diri.

4.     perencanaan masa depan.

5.     usaha penyaluran, penempatan, pengaturan, dan penyesuaian.

 

C.    Tugas Perkembangan Remaja Berkenaan dengan Kehidupan Berkeluarga

1.     Pengertian Kehidupan Berkeluarga

©      Secara biologis pertumbuhan remaja telah mencapai kematangan seksual, yang berarti bahwa secara biologis remaja telah siap melakukan fungsi produksi. Kematangan fungsi seksual tersebut telah berpengaruh terhadap dorongan seksual remaja dan telah mulai tertarik dengan lawan jenis.

©      Berkenaan dengan upaya menetapkan pilihan pasangan hidup, perkembangan sosial psikologis remaja ditandai dengan upaya menarik lawan jenis dengan berbagai cara yang ditunjukkan dalam bentuk perilaku.

2.     Timbulnya Jatuh Cinta

©      Alasan atau faktor yang seseorang mengalami jatuh cinta bermacam-macam, antara lain adalah faktor kepribadian, faktor fisik, faktor budaya, latar belakang keluarga, dan faktor kemampuan.

©      Secord dan Backman (1974) menyatakan bahwa menciptakan hubungan yang intim, dicapai melalui tiga tahap, yaitu tahap eksplorasi, tahap panawaran, dan tahap komitmen.

©      Burgess dan Huston mengidentifikasi perubahan-perubahan perilaku remaja dalam melakukan pergaulan dengan lawan jenis, di antaranya:

1.     mereka lebih sering berhubungan dalam periode waktu agak lama.

2.     mereka terbuka satu sama lain tentang perasaan yang mereka rahasiakan dan secara fisik menunjukkan keakraban.

3.     mereka menjadi lebih terbiasa dan saling berbagi persaan suka dan duka.

4.     dll.

3.     Masyarakat dan Perkawinan

©      Perkawinan antara pria dan wanita bukan saja masalah yang didorong oleh faktor biologis, melainkan diatur oleh berbagai aturan atau norma yang berlaku di dalam kehidupan social kemasyarakatan

©      Di samping faktor fisik (biologis) dan psikologis, faktor-faktor lain yang menjadi pertimbangan dalam menetapkan calon pasangan hidup adalah kesamaan-kesamaan dalam hal ras, bangsa, agama, dan status sosial ekonomi.

D.    Implikasi Tugas-Tugas Perkembangan Remaja dalam Penyelenggaraan Pendidikan

a.      Pendidikan yang berlaku di Indonesia, baik pendidikan yang diselenggarakan di dalam sekolah maupun di luar sekolah, pada umumnya diselenggarakan dalam bentuk klasikal.

b.      Beberapa usaha yang perlu dilakukan di dalam penyelenggaraan pendidikan, sehubungan dengan minat dan kemampuan remaja yang dikaitkan terhadap cita-cita kehidupannya antara lain:

1.     bimbingan karier.

2.     memberikan latihan-latihan praktis terhadap siswa dengan berorientasi terhadap kondisi (tuntutan) lingkungan.

3.     penyusunan kurikulum yang komprehensif dengan mengembangkan kurikulum muatan lokal.

c.       Keberhasilan dalam memilih pasangan, hidup untuk membentuk keluarga benyak ditentukan oleh pengalaman dan penyelesaian tugas-tugas perkembangan masa-masa sebelumnya. Untuk mengembangkan model keluarga yang ideal maka perlu dilakukan bimbingan dan  etika  pergaulan, dan bimbingan siswa untuk memahami norma kehidupan masyarakat.

d.      Pendidikan tentang nilai kehidupan untuk mengenalkan norma kehidupan sosial masyarakat perlu dilakukan.

 

About these ads

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s