contoh konkrit komponen-komponen infrastruktur politik

Standar

Berikan contoh konkrit Infrastruktur Politik di Indonesia beserta alasannya!

1. parpol

Pengertian partai politik secara mendasar adalah sebuah organisasi atau institusi yang mewakili beberapa golongan masyarakat yang memiliki tujuan sama, yang kemudian bersama-sama berusaha untuk mencapai tujuannya tersebut. Oleh karena itu dalam sebuah Negara yang berdemokrasi partai politik sebagai sebuah lembaga yang memiliki peranan yang penting dalam Negara demokrasi khususnya pada masa sekarang ini.

Contoh Partai Golkar.

Pada masa orde baru ini terlihat sekali terjadinya politisasi terhadap birokrasi yang seharusnya lebih berfungsi sebagai pelayan masyarakat. Jajaran birokrasi diarahkan sebagai instrument politik kekuasaan Soeharto pada saat itu.

Setiap Pegawai Negeri Sipil (PNS) adalah anggota Partai Golkar. Meskipun pada awalnya, Golkar tidak ingin disebut sebagai partai, tetapi hanya sebagai golongan kekaryaan. Namun permasalahannya, Golkar merupakan kontestan Pemilu dan itu berarti dia adalah partai politik.

Pegawai negeri yang menjadi pengurus partai selain Golkar, maka dia akan tersingkirkan dari jajaran birokrasi. Selain itu, orang atau sekelompok orang yang tidak berpihak pada Golkar, maka bisa dipastikan akan mendapat perlakuan diskriminatif dalam birokrasi. Jika suatu wilayah tidak merupakan basis Golkar, maka pembangunan akan sangat tertinggal karena pemerintah lebih mengutamakan daerah yang merupakan basis Golkar.

Keberpihakan birokrasi terhadap suatu partai, tentu saja dalam hal ini Golkar, akan mengurangi profesionalisme dari birokrasi tersebut. Singkatnya, birokrasi wajib mendukung Golkar sebagai partai pemerintah. Begitu juga dengan kekuatan militer sebagai pendukung pemerintahan pada saat itu. Pada situasi seperti itu, jelas bahwa birokrasi, militer, dan partai politik tidak bisa berfungsi sebagaimana mestinya.

Hampir semua orang tahu bahwa birokrasi Negara—dalam pengertian ini termasuk ABRI—sesungguhnya sudah lama mengambil alih peran partai politik dan Golkar, baik dalam perumusan kebijakan maupun proses politik pada umumnya. Karena itu, perlakuan khusus bagi birokrasi dengan menciptakan fraksi tersendiri bagi mereka di DPR akan mempertajam ketimpangan kekuasaan antara unsur-unsur masyarakat yang tak berdaya dan negara yang kekuasaannya sudah berlebih.

 

2. organisasi kemasyarakatan

Dibentuk dengan tujuan pada bidang social dan budaya. Organisasi ini tidak melibatkan diri dalam memperoleh kekuasaan dalam pemilu.

Contoh:

FPI atau Front Pembela Islam merupakan Front Pembela Islam (FPI) adalah sebuah organisasi massa Islam bergaris keras yang berpusat di Jakarta.

FPI memiliki Laskar Pembela Islam, kelompok paramiliter dari organisasi tersebut yang kontroversial karena melakukan aksi-aksi “penertiban” (sweeping) terhadap kegiatan-kegiatan yang dianggap maksiat atau bertentangan dengan syariat Islam terutama pada masa Ramadan dan seringkali berujung pada kekerasan.

Latar belakang pendirian FPI sebagaimana diklaim oleh organisasi tersebut antara lain:

1.      Adanya penderitaan panjang ummat Islam di Indonesia karena lemahnya kontrol sosial penguasa sipil maupun militer akibat banyaknya pelanggaran HAM yang dilakukan oleh oknum penguasa.

2.      Adanya kemungkaran dan kemaksiatan yang semakin merajalela di seluruh sektor kehidupan.

3.      Adanya kewajiban untuk menjaga dan mempertahankan harkat dan martabat Islam serta ummat Islam.

 

 

3. kelompok kepentingan (interest group)

Aktivitasnya menyangkut tujuan yang lebih terbatas, dengan sasaran yang monolitis dan intensitas usaha yang tidak berlebihan serta mengeluarkan dana dan tenaga untuk melaksanakan tindakan politik di luar tugas partai politik. Kelompok masyarakat yang bergabung untuk kepentingan dan keuntungan warganya. kelompok ini tempat menampung saran, kritik, dan tuntutan kepentingan bagi anggota masyarakat.

Contoh:

Berdirinya MUI pada akhir tahun 1975 ditujukan untuk mendialogkan kebijakan keagamaan yang menyangkut Muslim. Namun pada prakteknya, MUI berfungsi untuk menyampaikan kebijakan pemerintah kepada umat Muslim. Ada perubahan strategi yang dulu hanya mengeluarkan fatwa, sekarang ditindaklanjuti dengan langkah-langkah yang lebih kongkrit dalam bentuk advokasi agar fatwa itu menjadi kebijakan pemerintah atau bahkan menjadi undang-undang.

Kendati fatwa-fatwa tersebut memang tidak memiliki kekuatan hukum yang mengikat, tetap saja fatwa-fatwa tersebut dianggap merupakan bukti intervensi agama terhadap kebijakan publik.

 

4. Kelompok penekan

Yang dimaksud golongan penekan adalah sekelompok manusia yang tergabung menjadi anggota suatu lembaga kemasyarakatan dengan aktivitas yang tampak dari luar sebagai golongan yang sering mempunyai kemauan untuk memaksakan kehendaknya kepada pihak penguasa.

Contoh ICW.

ICW adalah lembaga nirlaba yang terdiri dari sekumpulan orang yang memiliki komitmen untuk memberantas korupsi melalui usaha-usaha pemberdayaan rakyat untuk terlibat/berpartisipasi aktif melakukan perlawanan terhadap praktek korupsi. ICW lahir di Jakarta pada tanggal 21 Juni 1998 di tengah-tengah gerakan reformasi yang menghendaki pemerintahan pasca Soeharto yang demokratis, bersih dan bebas korupsi.

ICW (Indonesia Corruption Watch) berperan dalam:

  1. Memfasilitasi penyadaran dan pengorganisasian rakyat dibidang hak-hak warganegara dan pelayanan publik.
  2. Memfasilitasi penguatan kapasitas rakyat dalam proses pengambilan dan pengawasan kebijakan publik.
  3. Mendorong inisiatif rakyat untuk membongkar kasus-kasus korupsi yang terjadi dan melaporkan pelakunya kepada penegak hukum serta ke masyarakat luas untuk diadili dan mendapatkan sanksi sosial.
  4. Memfasilitasi peningkatan kapasitas rakyat dalam penyelidikan dan pengawasan korupsi.
  5. Menggalang kampanye publik guna mendesakkan reformasi hukum, politik dan birokrasi yang kondusif bagi pemberantasan korupsi.
  6. Memfasilitasi penguatan good governance di masyarakat sipil dan penegakan standar etika di kalangan profesi.

5. tokoh masyarakat

kelompok yang terdii dari tokoh-tokoh masyarakat yang terdiri dati tokoh agama, tokoh adapt, dan tokoh budaya.

Contoh AA Gym:

Aa gym pernah memandu acara Ada AA Gym. Di acara tersebut ia sebagai ulama yang menyampoaikan moral-moral menanggapi pernyataan-pernyataan yang ada seputar Pemilu. program ini mengundang narasumber yang berkaitan dengan penyelenggaraan pemilu. Mereka antara lain tokoh parpol, tokoh masyarakat, cendekiawan, kalangan pengamat, calon presiden, dan calon wakil presiden. Selain narasumber, acara ini juga mengundang pemirsa untuk hadir di studio dari berbagai kalangan. Pemirsa diberi kesempatan untuk berdialog dengan para narasumber.

 

6. media massa

Media massa mempunyai peran yang sangat penting bagi kehidupan masyarakat. Peran komunikasi sangat menentukan dalam penyampaian informasi maupun suatu kebijakan pemerintah. Sejalan dengan tingkat perkembangan teknologi komunikasi yang kian pesat, maka metode komunikasi pun mengalami perkembangan yang pesat pula. Namun semua itu, mempunyai aksentuasi sama yakni komunikator menyampaikan pesan, ide, dan gagasan, kepada pihak lain (komunikan). Hanya model yang digunakannya berbeda-beda.

Keikutsertaan masyarakat dalam menentukan kebijakan politik bisa disampaikan melalui media massa dengan partisipasi dalam poling jajak pendapat dan dialog interaktif. Hasil dari poling atau jajak pendapat tersebut akan merefleksikan arah kebijakan para politisi.

Contoh metro tv. Dalam programnya terdapat acara “Suara Anda”, acara itu sebagai sarana masyarakat menyalurkan opini atau kritik mereka terhadap perpolitikan di Indonesia. Opini-opini tersebut secara tidak langsung menjadi masukan pada pemerintah atau instansi (lembaga) yang terkait.

 

7. student group

mahasiswa yang sedang belajar tentang politik di universitas masing-masing. Kelompok ini sering mengkritik kadaan politik dengan berdemo.

Gerakan mahasiswa tahun 1998 adalah salah satu faktor pendobrak bagi terciptanya kebebasan sipil politik yang tersandera selama 32 tahun lamanya. Namun setelah reformasi, tidak ada lagi satu gelembung besar gerakan mahasiswa, justru yang nampak hanya riak – riak kecil dan terpecah dengan isu – isu sektoral dan tidak sedikit pula yang masuk dalam perangkap pragmatisme politik penguasa.

peran gerakan mahasiswa sebagai gerakan intelektual sangat penting untuk mengambil inisiatif membantu penyadaran politik terhadap masyarakat. Agenda ini selanjutnya akan menjadi kata kunci untuk mengartikulasikan gerakan mahasiswa dalam masa transisi menuju penemuan identitas gerakan mahasiswa yang sesungguhnya. Dalam kurun waktu lebih dari sebelas tahun reformasi, makna substansial yang hilang dari gerakan mahasiswa adalah “peleburan” bersama rakyat.

Contoh:

sebagai sebuah organisasi yang dinamis dan inklusive, HMI cabang Manado yang keberadaannya di tengah kaum minoritas muslim, secara transparan melalui data badan pusat statistik Sulawesi Uata, populasi masyarkat muslimnya kira-kira 20%, dimana mayoritas penduduk adalah beragama Kristen.

Dalam rangka memproteksi demokrasi lokal (PEMILUKADA), yang dilaksanakan secara serentang di beberapa kabupaten/kota yang ada dan provinsi (Kabupaten Minahasa Utara, Minahasa Selatan, Kota Manado, Kota Tomohon, Bolamangondou Selatan, Bolamogondou Timur, dan pemilihan Gubernur serta wakil Gubernur).

Dengan demikian, Himupunan Mahasiswa Islam bersama-sama dengan beberapa elemem gerakan yang ada di Manado khususnya dan provinsi Sulawesi Utara pada umumnya,  mendesain sebuah front solidaritas yang berorientasi menjadi mediator dan fasilitator yang kritis konstruktif dalam mengimplementasikan proses demokrasi lokal yang berkualitas.

Kelompok tengah yang dibentuk dalam rangka mengawasi pemilihan umum terset, terdiri dari; FOKUSMAKER (forum komunikasi mahasiswa kekeryaan) SULUT, HMI MPO cabang Manado, GMPI (Gerakan Mahasiswa Pemuda Indonesia) SULUT, GMIM  SULUT,  kalangan perss, tokoh agama Budha, pengamat politik, serta beberapa OMS (oganisasi masyarakat sipil) lainnya.

Dalam perspektif kemajuan dan kesejahteraan, HMI cabang Manado menganggap penting untuk kemudian dilakukannya konsolidasi pemikiran, dan tindakan, untuk kemudian gerakan penyelamatan dan netralitas demokrasi dapat dengan mudah diaktualisasikan. Selanjutnya, dalam rangka memenuhi dan mengakomodasi berbagai tuntutan serta kebutuhan masyarakat yang beragam, dibutuhkan adanya bemberian pemahaman ataupun pencerahan yang maksimal.

Sehingga dalam memobilisasi perubahan ke arah kemajuan (progress), masyarakat juga dapat dilibatkan.

Kembali ke spirit dibentuknya front atau kelompok diskusi diatas, maka HMI sebagai salah satu elemen yang bergabung merasa perlu untuk secara konsen dan konsisten melakukan pengkajian, mapping, serta menelaah lebih mendalam apa substansi dari makna demokrasi itu sendiri, apabila belum ada penyamaan pemikiran diantara sesama masyarakat, hal itu dengan sendirinya akan memberikan implikasi negatif terhadap keberlanjutan pembangunan di sulawesi utara nantinya. Dengan demikian paradigma politik dan pemaknaan kebebasan demokrasi perlu di rekonstruksi dan di orientasikan pada tatanan yang tepat, maju, serta proporsinal.

 

 

8. political figure

Merupakan  orang-orang lalu lalang, atau bekerja di dunia politik, dan eksis di kalangan masyarakat. Political figure berperan penting dalam mengambil keputusan-keputusan yang berpengaruh dalam suatu wilayah.

contoh:

Sri mulyani. Dia seorang primadona, cerdas, jelita dan populer. Analisisnya kritis, lugas dan jernih. Kiprahnya sudah teruji di birokrasi dan lembaga internasional. Kurang dari empat tahun, tiga jabatan menteri disandangnya, setelah sebelumnya menjadi konsultan di USAid dan Executive Director IMF. Dia perempuan dan pemimpin muda berpotensi jadi presiden.

Sebagai seseorang yang pernah menjabat sebagai menteri keuanagn, perannya sangan sental dalam mengambil kebijakan bidang keuangan. Selama menjabat sebagai menteri keuangan Sri Mulyani telah membuat banyak gebrakan. Tapi, dia juga mendapat banyak hantaman dari politikus senayan. Berulang kali kebijakannya yang tegas terpaksa lumer oleh manuver politikus-politikus Senayan.

 

About these ads

5 responses »

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s